GUNAKAN KUPON BANGGA UNTUK MENDAPATKAN DISKON 10%
0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Pentingnya Media Relations bagi Perusahaan & Lembaga

Pentingnya Media Relations bagi Perusahaan & Lembaga

Menjalin dan menjaga relasi dengan media adalah cara yang berhasil untuk membangun, menjaga, dan memajukan citra atau reputasi organisasi di mata stakeholder. Media relations sangat penting artinya sebagai bentuk komunikasi dan perantara antara suatu instansi dengan publiknya.

Program media relations yang bisa dilaksanakan oleh instansi mencakup dua jenis kegiatan utama, yaitu kegiatan penulisan dan nonpenulisan.

Kegiatan Penulisan dalam Media Relations

  1. Penulisan Press Releaseadalahinformasi tertulis yang dikeluarkan oleh suatu instansi atau organisasi untuk dipublikasikan di media massa. Dengan pemuatan siaran pers, instansi mendapatkan publisitas sehubungan dengan event yang diselenggarakan atau berita yang diangkat.
  2. Penulisan Artikeladalah mengirim seluruh bentuk tulisan di media massa, baik opini, esai, kolom dsb yang isinya sesuai dengan misi lembaga.
  3. Penulisan Surat Pembaca,adalah kegiatan untuk menginformasikan seluruh sesuatu via forum pembaca yang disediakan ruangnya oleh media cetak, baik informasi itu berasal dari inisiatif lembaga, maupun sebagai umpan balik (jawaban) bagi publik yang menulis seputar lembaga, aktivitas, atau misi lembaga  kita. Jawaban surat pembaca yang baik ditulis dengan kalimat-kalimat simpatik dan tak emosional.
  4. Penulisan Feature, adalah penulisan karangan khas/tuturan/berita kisah yang didapatkan dari hasil reportase sendiri atau interpretasi data yang telah tersedia. Publikasi kadang tak cukup cuman disajikan dalam bentuk pers rilis sehingga perlu ditulis lebih komplit dan rinci. Aktivitas dan misi lembaga dapat diceritakan dalam format berita kisah untuk menarik perhatian audiens media.
  5. Penulisan Advertorial (pariwara),adalah penulisan iklan perihal lembaga atau aktivitasnya dalam bentuk seperti berita. Umumnya organisasi yang ingin advertorialnya dimuat membeli space (halaman/durasi) dengan sejumlah nominal tertentu.
  6. Penulisan Annual Reportadalah penulisan laporan tahunan perihal aktivitas lembaga yang penting dikenal oleh stakeholder lembaga. Pengiriman laporan tahunan ke media lebih ditujuakn sebagai upaya membangun kepercayaan, pertanggungjawaban, dan hubungan dengan media. Tidak ditujukan untuk dimuat. Bila ditujukan untuk pemuatan, dibutuhkan resume/ringkasan dalam bentuk press release.

Kegiatan Non penulisan

  1. Undangan Peliputanadalah mengundang wartawan untuk melaksanakan meliput acara yang kita selenggarakan. Wartawan diinginkan mengamati langsung kegiatan yang berlangsung. Umumnya instansi mengirim undangan peliputan untuk media-media yang jarang/tidak bersedia memuat pers rilis.
  2. Konferensi Persadalah aktivitas mengundang wartawan untuk berbicara, dengan materi yang sudah disiapkan secara matang oleh penyelenggara, meskipun target pertemuan itu yaitu pemuatan info di media massa dengan perantara wartawan yang diundang.
  3. Press Briefing/jumpa pers rutin.Dalam aktivitas ini disajikan info-info mengenai aktivitas instansi kepada pers, juga diadakan respon atau pertanyaan wartawan. Bedanya dengan konferensi pers, press briefing dilaksanakan secara rutin, malah dilaksanakan untuk hal-hal kecil, sepanjang mempunyai nilai berita.
  4. Press Luncheonadalah pejabat Public relation menyediakan jamuan makan siang bagi para wakil media massa/wartawan, sehingga pada peluang ini pihak pers dapat berjumpa dengan top manajemen instansi guna menperdengarkan perkembangan perusahaan/instansi tersebut.
  5. Press Touradalah meng­ajak kalangan wartawan berkunjung ke suatu lokasi, baik yang berada di lingkungannya, ataupun ke daerah atau lokasi yang mempunyai kaitan dengan kiprah instansi tersebut, contohnya desa binaan Lembaga dll.
  6. Wawancara,adalah berjumpanya wartawan dan narasumber dari suatu instansi untuk mengorek informasi atau mengklarifikasi bermacam persoalan, baik menyangkut organisasi, misi, ataupun kegiatan kelembagaan
  7. Special Event,yang menyelenggarakan aktivitas khusus yang melibatkan mediacontohnya menjadi sponsor perlombaan penulisan jurnalistik, menyelenggarakan pertandingan olahraga antarwartawan, dll.
  8. Kunjungan ke Kantor Pers,adalah melaksanakan kunjungan ke kantor media dengan tujuan untuk menjalin relasi kerjasama, mengenal seluk-berluk kerja media, atau untuk menginfokan semua suatu mengenai organisasi, isu yang kita angkat, dan kegiatan yang sudah/akan kita kerjakan.

Kenapa Instansi Menjalankan Relasi dengan Media?

  • Media bisa digunakan untuk membangun citra positif instansi di mata publik.
  • Media bisa dimanfaatkan sebagai alat promosi instansi.
  • Media dianggap mempunyai peran sebagai perpanjangan tangan untuk berdialog dengan publik, sehingga publik bisa mengenal kegiatan instansi.
  • Media diukur bisa menolong instansi dalam menosialisasikan kebijakan terhadap masyarakat luas.
  • Instansi bisa lebih diketahui (menjadi terkenal) di mata publik bila diberitakan oleh media.
  • dsb.

Tentunya, dalam kaitan ini, instansi seharusnya memperlihatkan suatu reputasi supaya bisa dipercaya media. Contohnya selalu menyiap­kan bahan-bahan informasi akurat di mana dan kapan saja diminta. Ini bisa dilakukan lembaga dengan menyuplai informasi yang baik.

Berartinya media relations bagi sebuah organisasi tak terlepas dari “kekuatan” media massa yang tidak cuman sanggup menyajikan pesan terhadap banyak khalayak, tetapi lebih dari itu, media sebagaimana konsep dasar yang diusungnya mempunyai fungsi mengajar, memengaruhi, memantau, menginfokan, menghibur, memobilisasi, dsb.

Meningkatkan Relasi dengan Media, Bagaimana Mengawalinya?

  • Upayakan kenal secara personal.
  • Upayakan punya contact person.
  • Upayakan menyajikan info secara informal sebelum info resmi.
  • Lakukan kontak rutin.
  • Pertukaran info yang terbuka dan realistis

Dengan mengenal cara kerja media massa, informasi Public relation yang disajikan akan bernilai jurnalistik dan layak berita. Karena sudah tahu cara menyampaikan info yang nyata dan gaya penulisan, serta visi dan misi media tersebut, kecil peluang info yang disajikan Public relation itu masuk keranjang sampah redaktur, namun dimuat media untuk dipublikasikan terhadap khalayak.